{"id":1018,"date":"2026-08-09T01:24:26","date_gmt":"2026-08-09T01:24:26","guid":{"rendered":"https:\/\/ayamkremesprambanan.id\/artikel\/?p=1018"},"modified":"2026-08-09T01:24:26","modified_gmt":"2026-08-09T01:24:26","slug":"10-makanan-sunda-terlezat-di-bandung-yang-wajib-anda-coba","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ayamkremesprambanan.id\/artikel\/10-makanan-sunda-terlezat-di-bandung-yang-wajib-anda-coba\/","title":{"rendered":"10 Makanan Sunda Terlezat di Bandung yang Wajib Anda Coba"},"content":{"rendered":"<h1>10 Makanan Sunda Terlezat di Bandung yang Wajib Anda Coba<\/h1>\n<p>Bandung, ibu kota provinsi Jawa Barat, terkenal tidak hanya akan keindahan alam dan udaranya yang sejuk, tetapi juga sebagai surga kuliner. Salah satu warisan kuliner yang paling terkenal di Bandung adalah masakan Sunda. Jika Anda berencana untuk berkunjung, berikut ini adalah sepuluh makanan Sunda terlezat di Bandung yang wajib Anda coba.<\/p>\n<h2>1. Nasi Timbel<\/h2>\n<h3>Deskripsi<\/h3>\n<p>Nasi timbel adalah salah satu hidangan ikonik dari Sunda yang terkenal dengan rasanya yang lezat. Nasi putih panas dibungkus dalam daun pisang yang memberikan aroma khas saat disajikan. <\/p>\n<h3>Bahan dan Penyajian<\/h3>\n<ul>\n<li><strong>Nasi<\/strong>: Disajikan dengan nasi putih yang dikukus dalam daun pisang.<\/li>\n<li><strong>Pelengkap<\/strong>: Biasanya disertai dengan ayam bakar, tahu, tempe, lalapan, dan sambal.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Tempat Rekomendasi<\/h3>\n<p>Restoran Sunda di seluruh Bandung menyajikan nasi timbel, namun Anda bisa mencoba di Restoran Sambara atau Raja Rasa.<\/p>\n<h2>2. Karedok<\/h2>\n<h3>Deskripsi<\/h3>\n<p>Karedok adalah salad khas Sunda yang segar dan menyehatkan. Berbeda dari gado-gado, karedok menggunakan sayuran mentah.<\/p>\n<h3>Bahan dan Penyajian<\/h3>\n<ul>\n<li><strong>Sayuran<\/strong>: Tauge, kol, kacang panjang, dan mentimun.<\/li>\n<li><strong>Saus<\/strong>: Bumbu kacang dengan rasa pedas manis.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Tempat Rekomendasi<\/h3>\n<p>Untuk mencicipi karedok terbaik, coba kunjungi Warung Inul di sekitar Jalan Braga.<\/p>\n<h2>3. Lotek<\/h2>\n<h3>Deskripsi<\/h3>\n<p>Mirip dengan gado-gado, lotek menggunakan sayuran yang telah direbus dengan bumbu kacang.<\/p>\n<h3>Bahan dan Penyajian<\/h3>\n<ul>\n<li><strong>Sayuran<\/strong>: Kentang, kangkung, dan kol.<\/li>\n<li><strong>Saus<\/strong>: Bumbu terbuat dari kacang tanah yang digiling dengan bumbu spesial.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Tempat Rekomendasi<\/h3>\n<p>Lotek Kalipah Apo di Bandung terkenal akan loteknya yang sedap.<\/p>\n<h2>4. Pepes Ikan<\/h2>\n<h3>Deskripsi<\/h3>\n<p>Pepes ikan adalah ikan yang dibumbui dengan rempah-rempah, dibungkus daun pisang, dan dipanggang.<\/p>\n<h3>Bahan dan Penyajian<\/h3>\n<ul>\n<li><strong>Ikan<\/strong>: Biasanya menggunakan ikan mas atau ikan nila.<\/li>\n<li><strong>Rempah<\/strong>: Cabe, bawang merah, kunyit, dan kemiri.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Tempat Rekomendasi<\/h3>\n<p>Sunda Rasa dan Pepes Ikan Khas Parahyangan adalah beberapa tempat yang harus Anda kunjungi.<\/p>\n<h2>5. Sate Maranggi<\/h2>\n<h3>Deskripsi<\/h3>\n<p>Sate maranggi terkenal dengan bumbu khasnya yang sudah meresap ke dalam daging sebelum dipanggang.<\/p>\n<h3>Bahan dan Penyajian<\/h3>\n<ul>\n<li><strong>Daging<\/strong>: Biasanya terbuat dari daging sapi atau kambing.<\/li>\n<li><strong>Bumbu<\/strong>: Marinasi dengan bumbu kecap dan rempah.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Tempat Rekomendasi<\/h3>\n<p>Sate Maranggi Cibungur di Bandung menjadi pilihan terbaik.<\/p>\n<h2>6. Soto Bandung<\/h2>\n<h3>Deskripsi<\/h3>\n<p>Soto Bandung adalah soto berkuah bening yang dipenuhi rasa rempah dan kesegaran.<\/p>\n<h3>Bahan dan Penyajian<\/h3>\n<ul>\n<li><strong>Kuah<\/strong>: Kaldu sapi dengan lobak.<\/li>\n<li><strong>Taburan<\/strong>: Daging sapi, kacang kedelai goreng, dan emping.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Tempat Rekomendasi<\/h3>\n<p>Soto Bandung M. Tarya yang berada di Jalan Sudirman bisa dijadikan pilihan Anda.<\/p>\n<h2>7. Tahu Sumedang<\/h2>\n<h3>Deskripsi<\/h3>\n<p>Tahu Sumedang adalah camilan khas yang digoreng hingga garing.<\/p>\n<h3>Bahan dan Penyajian<\/h3>\n<ul>\n<li><strong>Tahu<\/strong>: Digoreng hingga kecokelatan, renyah di luar dan lembut di dalam.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Tempat Rekomendasi<\/h3>\n<p>Tahu Sumedang Renyah and Renyah di sepanjang jalan menuju Lembang.<\/p>\n<h2>8. Colenak<\/h2>\n<h3>Deskripsi<\/h3>\n<p>Colenak adalah camilan manis dari tape singkong yang dibakar.<\/p>\n<h3>Bahan dan Penyajian<\/h3>\n<ul>\n<li><strong>Tapi Singkong<\/strong>: Dibakar dan dilumuri dengan gula merah dan kelapa parut.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Tempat Rekomendasi<\/h3>\n<p>Dapoer Pandan Wangi memiliki colenak yang menggiurkan.<\/p>\n<h2>9. Lalapan<\/h2>\n<h3>Deskripsi<\/h3>\n<p>Lalapan adalah sayuran mentah yang biasa disajikan sebagai pelengkap makanan Sunda.<\/p>\n<h3>Bahan dan Penyajian<\/h3>\n<ul>\n<li><strong>Sayuran<\/strong>: Timun, kemangi, terong, dan selada yang disajikan segar.<\/li>\n<li><strong>Pelengkap<\/strong>: Sambal terasi yang pedas.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Tempat Rekomendasi<\/h3>\n<p>Lalapan di Saung Gawir lembang menjadi pilihan favorit.<\/p>\n<h2>10. Surabi<\/h2>\n<h3>Deskripsi<\/h3>\n<p>Surabi adalah pancake mini khas Bandung yang<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>10 Makanan Sunda Terlezat di Bandung yang Wajib Anda Coba Bandung, ibu kota provinsi Jawa Barat, terkenal tidak hanya akan keindahan alam dan udaranya yang sejuk, tetapi juga sebagai surga kuliner. Salah satu warisan kuliner yang paling terkenal di Bandung adalah masakan Sunda. Jika Anda berencana untuk berkunjung, berikut ini &#8230; <\/p>\n<div><a class=\"more-link bs-book_btn\" href=\"https:\/\/ayamkremesprambanan.id\/artikel\/10-makanan-sunda-terlezat-di-bandung-yang-wajib-anda-coba\/\">Read More<\/a><\/div>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[28],"class_list":["post-1018","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-artikel","tag-makanan-sunda-enak-di-bandung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ayamkremesprambanan.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1018","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ayamkremesprambanan.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ayamkremesprambanan.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ayamkremesprambanan.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ayamkremesprambanan.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1018"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/ayamkremesprambanan.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1018\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1020,"href":"https:\/\/ayamkremesprambanan.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1018\/revisions\/1020"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ayamkremesprambanan.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1018"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ayamkremesprambanan.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1018"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ayamkremesprambanan.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1018"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}